Cara Mereview Buku yang Baik dan Benar beserta Contohnya

Tahukah Anda bila ternyata di luar negeri mereview buku justru menjadi trend disana. Walaupun kesadaran mereview buku di luar negeri telah mendarah daging dan menjadi hal yang biasa. Namun, nampaknya di Indonesia juga tak jauh berbeda. Dahulu, surat kabar dan media cetak menjadi tujuan bagi seseorang yang hendak mereview buku.

Sebab, persaingan yang ketat dan diperlukan waktu yang cukup lama, geliat melakukan review tidak semenarik saat ini. Semenjak media sosial bermunculan, kegiatan review buku pun semakin menggeliat. Banyak orang melakukan review buku secara lebih bebas dan semenarik mungkin.

Setidaknya, tak ada lagi persaingan aiua-journalofislamiceducation.net atau seleksi redaksi untuk melakukan review buku di surat kabar maupun media cetak. Karena, saat ini review buku dapat diunggah di media sosial masing-masing. Nah, lalu bagaimana cara mereview buku? Sebelum mengetahui cara mereview buku, mari ketahui terlebih dahulu definisi atau pengertian dari review buku.

Pengertian Review Buku

Berdasarkan asal katanya, kata “review” berasal dari bahasa Inggris yang mengandung arti “ulasan”. Sedangkan, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyatakan bahwa kata “ulasan” mengandung arti berupa “tanggapan, komentar, dan tafsiran”.

Sehingga kata “review” bisa diartikan sebagai sebuah tanggapan, tafsiran, maupun komentar terhadap suatu hal, contohnya buku, film, dan lain sebagainya. Pada umumnya, dalam melakukan sebuah review perlu menyertakan penilaian dan perbandingan antara produk satu dengan produk yang serupanya.

Jadi, pengertian review buku merupakan suatu tanggapan, tafsiran, penilaian pada mutu atau kualitas atau isi dari sebuah buku dengan menekankan penilaian secara ilmiah dan argumentasinya. Pengertian lain, dari review buku yaitu suatu kegiatan mengupas, mengevaluasi, mempertimbangkan, mengkritik, membedah substansi hingga memberikan komentar terhadap sebuah buku.

1. Menulis Identitas Buku

Cara mereview buku yang pertama dan menjadi pokok utama, yaitu mengawalinya dengan menulis identitas buku. Namanya juga mereview buku, maka melakukan identifikasi pada sebuah buku itu menjadi hal yang sangat penting.

Identitas bisa diartikan sebagai ciri-ciri atau keadaan tertentu yang melekat pada sesuatu. Sehingga bila diartikan, pengertian identitas buku merupakan ciri-ciri atau keadaan tertentu yang telah melekat dalam sebuah buku.

Tujuannya secara jelas, agar pembaca mengetahui buku tersebut, kemudian menjelaskan dan menyampaikan tema tersebut. Meskipun hal itu secara garis besar, namun hal tersebut merupakan cara yang paling ampuh dalam menjawab semua pertanyaan pembaca.

2. Baca Daftar Isi & Sinopsis

Cara mereview buku yang lainnya yaitu menuliskan sedikit sinopsis maupun memberikan sekelumit gambaran singkat mengenai isi buku. Tentunya, hal ini memerlukan keterampilan bagi Anda untuk menuliskan dan menuangkan secara menarik mungkin.

Sebelum membaca secara keseluruhan, Anda dapat memulainya dengan membaca daftar isi dan sinopsis. Tujuannya supaya Anda mempunyai gambaran secara luas berkaitan dengan isi dari buku tersebut.

3. Baca Buku

Cara mereview buku lainnya, yaitu dengan cara membaca buku secara keseluruhan. Bila Anda dituntut untuk cepat, maka Anda dapat membaca buku secara cepat dan memberikan tanda bagian mana yang menjadi bagian penting dari buku tersebut.

4. Ungkapkan Hal Apa Saja Yang Anda Sukai Dari Isi Buku

Cara mereview buku keempat, yaitu dengan cara mengungkapkan apa saja yang Anda sukai dari isi buku. Meskipun cara ini kelihatan sepele, namun sebenarnya hal tersebut menjadi sangat penting. Caranya, Anda cukup mengungkapkan mengenai hal apa saja yang Anda sukai dari isi buku tersebut, kemudian Anda bisa menuliskannya.

Dengan Anda menuangkan sesuatu hal yang Anda rasakan ketika membaca buku, maka Anda dapat memberikan ruh maupun rasa yang berbeda bagi pembaca. Setidaknya review buku ini benar-benar ditulis dengan berdasarkan hati. Bukan berdasarkan pada ilmu kira-kira.

5. Sampaikan Teknik Penulis Dalam Menuliskan Buku (Gaya Bahasa dan Alur)

Cara mereview buku secara mudah bisa Anda lakukan dengan cara menuliskan atau menyinggung teknik penulisan dalam menulis buku. Sebetulnya, tak cuma itu saja Anda pun juga dapat menjelaskan dan mengungkapkan mengenai setting yang digunakan oleh penulis.

Bila yang Anda review merupakan buku novel, maka tak ada salahnya bila Anda juga menyinggung mengenai karakter tokohnya. Namun perlu diingat bahwa prinsip review, yaitu membuat pembaca merasa penasaran pada isi buku tersebut.

Akan tetapi, bila buku yang direview merupakan buku motivasi maupun buku bacaan, maka Anda dapat menjelaskan daya tarik yang bisa Anda peroleh maupun ilmu baru yang bisa Anda dapat dari buku tersebut. Memang sedikit berbeda antara mereview buku novel dan non novel. Meski begitu, prinsip mereview buku yaitu menonjolkan hal menarik dari masing-masing buku yang direview.

Review Adalah Ulasan Singkat, Berikut Jenis dan Melakukannya

 Review Adalah Ulasan Singkat – Review adalah kegiatan yang di lakukan oleh seseorang untuk memberikan ulasan terhadap suatu hal yang sudah pernah mereka coba.

Perkembangan tekologi di era revolusi industri 4.0 ini membuat kegiatan review semakin marak di lakukan karena bisa di kerjakan oleh siapa saja dan mudah untuk di sebarkan melalui media sosial. Tak sedikit orang awam yang mencoba membagikan ulasannya terkait suatu produk atau jasa tertentu di internet.

Meski demikian, kritik dan saran berupa review tidak boleh sembarang di lakukan. Mereka yang melakukan review mesti berpegang pada prinsip analisis dan fakta, bukan sembarang opini. Sebab, ulasan berupa ringkasan singkat ini bisa berguna untuk berbagai bidang, baik pemasaran sampai seni. Review adalah sesuatu yang juga bermanfaat untuk individu maupun publik secara lebih luas.

Pengertian Review

Seperti penjelasan di atas, kegiatan review mesti berdasarkan analisis dan fakta yang di lakukan guna memahami sesuatu secara lebih mendalam dengan sudut pandang tertentu. Review dapat memberikan pandangan atas kualitas tertentu suatu karya, barang atau jasa.

Reviiew bertujuan untuk memberikan informasi, gagasan, atau gambaran yang praktiknya lebih banyak di lakukan dalam bidang bisnis, biasanya membahas kelebihan dan kekurangan dari suatu produk atau jasa.

Review mesti memiliki nilai guna. Inilah yang membedakan review dengan opini. Di bidang pemasaran misalnya, suatu review bisa mengarah pada perbaikan produk dan jasa yang di tawarkan kepada masyarakat.

Jenis Review

Review memiliki banyak jenis, di antaranya review jurnal, buku fiksi dan non-fiksi, film, sinetron, makanan, musik, metode, lagu, barang dan jasa.

Selain itu, review dapat berupa review aplikasi, suara, teks, gambar, tempat penginapan, video, alat rumah tangga, fasilitas tertentu, rumah makah, rumah sakit, alat-alat elektronik, hingga alat-alat transportasi.

Cara Melakukan Review

Ada banyak cara melakukan review. Namun, biasanya review di lakukan dengan berpegang pada struktur pengenalan dan evaluasi.

Pengenalan berisi gambaran secara umum terkait hal yang hendak di bahas dalam review. Pengenalan dapat di mulai dengan nama hingga profil dari suatu barang atau jasa.

Setelah pengenalan, review bisa di lanjutkan dengan melakukan evaluasi atau memberikan pandangan terhadap barang atau jasa tersebut. Pada bagian ini, biasanya suatu barang atau jasa tersebut akan di bedah secara mendalam dan di bandingkan dengan produk atau jasa lainnya.

Setelah mengungkapkan kelebihan dan kelemahan dari produk atau jasa tertentu, review bisa di tutup dengan kesimpulan.

Contoh Review

Mahjong Ways 2, berikut contoh-contoh review!

Review Jurnal

Judul: Laporan Langsung Psychopathy dan Hubungan dengan Perbuatan Kriminal serta Antisosial Berdasarkan Sampel pada Lulusan S1 Universitas

Penulis: Saryani Rihati

Publikasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan Perilaku Manusia

Latar Belakang Penelitian: Psikopati adalah gangguan kepribadian kompleks yang gejalanya antara lain perilaku impulsif, kedangkalan, egosentrisme, dan kurangnya rasa bersalah serta penyesalan. Individu yang memiliki gangguan ini memiliki gejala berupa gangguan antisosial dan tingkah laku kriminal. Tinjauan ini melihat seseorang dengan gejala psikopat dari tua konteks, yakni non kriminal dan pidana. Ada beberapa teori yang berhubungan dengan faktor psikologis, biologis, serta faktor sosial.

Teori Utama: Pada karya ilmiah ini, penulis menggunakan teori utama aliran psikoanalisis yang dicetuskan oleh Sigmund Freud. Teori ini merupakan teori pembentukan seorang individu.

Metode Penelitian: Pada penelitiannya, jurnal ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Semua data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode analisis regresi menggunakan metode stepwise.

Sampel Penelitian: Penelitian mengambil sampel sebanyak 300 mahasiswa dengan persentase gender 82% perempuan dan 18% laki-laki menggunakan teknik populatif di Universitas Panca Husada.

Hasil: Penelitian berhasil menunjukkan hubungan antara sikap kriminal, psikopati, dan kecenderungan yang mendorong sikap antisosial berdasarkan sampel mahasiswa. Rata-rata sebagian besar mahasiswa menunjukkan tidak ada kecenderungan ciri-ciri psikopat sebab mode berpikir mengarah ke perbuatan pidana hingga substantive criminal.

Sementara untuk mereka yang menunjukkan adanya kecenderungan sikap kriminal dalam berpikir hingga adanya kognisi terhadap pelanggaran dan kecenderungan antisosial memiliki persentase rendah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin meningkatnya jumlah pemikiran yang mengarah ke perbuatan kriminal serta sikap pelanggaran hukum, turut didukung oleh meningkatnya perilaku antisosial dan hasil responden.

Analisa Kemenangan Pemilu 2024

Analisa Kemenangan Pemilu – Pemilih muda (generasi Z dan milenial) kerap kali menjadi fokus para pihak saban pemilu menjelang. Mungkin karena proporsi pemilih muda (berusia 17-39 tahun) diprediksi mendekati 60 persen (survei CSIS, 2022) dan berpotensi Situs Judi Slot Deposit 10 Ribu menjadi penentu kemenangan pada kontestasi politik di 2024. Bahkan, angka tersebut sering dihubung-hubungkan sebagai muasal masa depan demokrasi Indonesia akan membaik.

Tulisan ini melihat sejauh mana peran serta penyelenggara pemilu dalam konteks partisipasi pemilih muda. Lantas, apakah angka mayoritas tersebut bisa menunjukkan kemelekan politik pemilih muda. Dosen pengajar hukum pemilu Universitas Indonesia, Titi Anggraini, melontarkan pendapat ini setelah meneliti sejumlah aturan kepemiluan.

“Saya menilai memang pengaturan dana kampanye kita itu secara sistemik didesain untuk tidak mampu mewujudkan akuntabilitas pengelolaan dana kampanye,” ujar Titi kepada BBC News Indonesia, Senin (18/12). Titi mendasarkan argumennya itu pada fakta bahwa dalam aturan kepemiluan, cakupan laporan yang harus diserahkan peserta pemilu dan kewenangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sangat terbatas. Namun, Titi menganggap keterbatasan ini sebenarnya dapat dijembatani dengan beberapa cara, salah satunya menggunakan instrumen hukum di luar kepemiluan, serta menggandeng instansi lain, termasuk PPATK.

Mengetahui Analisa Kemenangan Pemilu 2024

Senada, Manajer Program Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadli Ramdhanil, juga mendesak agar Bawaslu segera berkoordinasi dengan PPATK. “Bawaslu harus segera berkoordinasi dengan PPATK untuk mengecek beberapa hal, salah satunya apakah benar ada aliran dana itu masuk ke calon anggota legislatif yang saat ini sedang berkampanye?” ujar Fadli. Para pengamat mengutarakan pendapatnya setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan lonjakan transaksi mencurigakan terkait dana kampanye pemilu.

Baca juga: Pilih Review : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya
Review : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Dugaan ini pertama kali mencuat pada pekan lalu, ketika Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, membeberkan pihaknya menemukan aliran transaksi mencurigakan terkait Pemilu 2024 meningkat 100 persen. “Kita melihat memang transaksi terkait dengan pemilu ini masif sekali laporannya kepada PPATK. Kenaikan lebih dari 100 persen di transaksi keuangan tunai, di transaksi keuangan mencurigakan,” ujar Ivan, seperti dikutip Detikcom.

Ivan kemudian membeberkan bahwa berdasarkan pengalaman selama ini, PPATK kerap kali mendapati rekening khusus dana kampanye (RKDK) cenderung tak bergerak. PPATK pun mencurigai dana para pihak yang berkontestasi pada pemilu berasal dari hasil tindak pidana, seperti tambang ilegal. “Kita kan bertanya pembiayaan kampanye dan segala macamnya itu dari mana kalau RKDK-nya tidak bergerak, kan? Nah, itu kita melihat ada potensi misalnya orang mendapatkan sumber dari hasil ilegal,” ucap Ivan.

Dalam laporannya, PPATK menyinggung sebagian dana itu masuk ke rekening bendahara partai politik, tanpa menyebut pihak yang dirujuk. Ivan mengaku sudah menyerahkan laporan tersebut kepada pihak-pihak terkait, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Review Film Terbaru Terkini Yang Seru Ditonton

Review Film Terbaru – Hingga akhir tahun 2023 ini, masih banyak rekomendasi film yang akan dirilis. Kamu bisa pilih sesuai selera, mulai dari film action, superhero, hingga horor. Kebanyakan film slot bet 100 gacor ini merupakan prekuel dan sekuel dari film-film ternama. Sebut saja Mission Impossible yang dibintangi Tom Cruise, Oppenheimer yang disutradarai Christopher Nolan, hingga film bertabur bintang The Expendables.

Menonton film menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan. Bahkan, banyak orang yang telah menjadikan nonton film sebagai hobi atau aktivitas rutin di waktu senggang. Dari sekian banyaknya jenis film, film barat jadi salah satu yang difavoritkan. Terbukti, ada banyak orang yang sering mencari rekomendasi film barat di internet.

Sudah sejak lama, film barat khususnya hollywood telah menjadi kiblat dari perfilman dunia. Bermula dari pandangan tersebut, banyak yang kemudian menggemari film barat. Namun bukan tanpa alasan mengapa film barat dinilai lebih maju, sehingga digemari. Pasalnya, film barat diproduksi dengan teknologi tinggi, sehingga menghasilkan kualitas yang juga lebih mumpuni. Selain itu, jalan cerita yang seru dan bebas juga jadi daya tarik tersendiri dari film barat.

2 Review Film Terbaru

1. GODZILLA VS KONG

GODZILLA VS KONG bisa jadi film yang ditonton bersama keluarga. GODZILLA VS KONG tayang perdana di bioskop pada 26 Maret 2021. Bercerita tentang pertarungan antara dua raksasa berkekuatan besar, Godzilla dan Kong yang selama ini telah jadi legenda.

Sebelumnya, kisah tentang Godzilla dan Kong telah beberapa kali diangkat dalam film. Namun, GODZILLA VS KONG 2021 ini merupakan garapan dari Adam Wingard yang sudah lama dinantikan. GODZILLA VS KONG dipastikan akan sangat menghibur. Pertarungan dua antara dua raksasa ini juga bakal bangkitkan ketegangan dan keseruan tersendiri.

2. A QUITE PLACE PART II

Bagi kalian penggemar film horor, A QUITE PLACE PART II tentu jadi salah satu film yang wajib kalian tonton. A QUITE PLACE PART II merupakan lanjutan dari seri yang pertama yang tayang 2018 silam. Saat itu A QUITE PLACE PART I meraih sukses besar. Tak heran, jika A QUITE PLACE PART II jadi begitu dinantikan pada 2020 lalu.

Baca juga: Mengenal Judicial Review di Indonesia

A QUITE PLACE PART II masih dibintangi oleh Emily Blunt. Film A QUITE PLACE PART II masih menceritakan ketegangan dan perjuangan Evelyn Abbott dana anak-anaknya dalam bertahan hidup dari serangan alien yang peka terhadap suara. Terlebih, setelah di film sebelumnya kehilangan sang suami. A QUITE PLACE PART II masih menawarkan kesunyian dan ketegangan yang sama dengan A QUITE PLACE PART I.

Namun untuk menonton A QUITE PLACE PART II, sebelumnya pastikan untuk menonton A QUITE PLACE PART I lebih dahulu. Agar kalian benar-benar bisa mengikuti jalan ceritanya.

Mengenal Judicial Review di Indonesia

Mengenal Judicial Review – Judicial review adalah pengujian yang dilakukan melalui mekanisme lembaga peradilan terhadap kebenaran suatu norma, demikian pemaparan Jimly Asshiddiqie dalam buku Hukum Acara Pengujian Undang-Undang (hal. 1-2),

Lebih lanjut, Jimly Asshiddiqie menjelaskan Slot Gacor bahwa dalam teori pengujian (toetsing) dibedakan antara materiile toetsing dan formeele toetsing. Pembedaan tersebut biasanya dikaitkan dengan perbedaan pengertian antara wet in materiile zin (undang-undang dalam arti materiil) dan wet in formele zin (undang-undang dalam arti formal).

Kedua bentuk pengujian tersebut dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi (“UU MK”) dibedakan dengan istilah pembentukan undang-undang dan materi muatan undang-undang. Pengujian atas materi muatan undang-undang adalah pengujian materiil, sedangkan pengujian atas pembentukannya adalah pengujian formil (hal. 57-58).

Jadi, dapat dikatakan bahwa pada dasarnya uji materiil merupakan salah satu jenis judicial review. Di Indonesia, judicial review dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi (“MK”) dan Mahkamah Agung (“MA”). Meski sama-sama berwenang melakukan judicial review, namun kedua lembaga ini memiliki lingkup kewenangan yang berbeda.

Mengenal Judicial Review

Dalam hal ini, MK berwenang melakukan judicial review atas undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Tahun 1945 (“UUD 1945”).[1] Sedangkan MA berwenang melakukan judicial review atas peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang.

Dalam hal yang hendak diuji adalah materi muatan undang-undang terhadap UUD 1945, maka permohonan judicial review diajukan ke MK. Sedangkan dalam hal peraturan perundang-undangan yang hendak diuji adalah materi muatan peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang, maka permohonan judicial review diajukan ke MA.

Baca juga: Realme GT5 Pro Meluncur dengan Snapdragon 8 Gen 3 dan Kamera Periskop

Seluruh informasi hukum yang ada di Klinik hukumonline.com disiapkan semata – mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum (lihat Pernyataan Penyangkalan selengkapnya). Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Konsultan Mitra Justika.

Judicial review atau hak uji materi merupakan proses pengujian peraturan perundang-undangan yang lebih rendah terhadap peraturan perundang-undangan lebih tinggi yang dilakukan oleh lembaga peradilan. Dalam praktik, judicial review undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar 1945 dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Sementara itu, pengujian peraturan perundang-undangan di bawah UU terhadap UU dilakukan oleh Mahkamah Agung (MA).

Review adalah Ringkasan Berdasarkan Analisis dan Fakta

Review adalah Ringkasan – Review adalah salah satu kegiatan yang semakin populer di era sekarang. Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk melakukannya. Apalagi revolusi industri 4.0 membuat media berkembang begitu pesat, review bisa tetap bernilai di sampaikan oleh siapa saja melalui media sosialnya.

Media sosial yang membuat kegiatan review semakin mudah di lakukan. Setiap orang memiliki kekuatan untuk memberikan kritik dan saran dalam bentuk ringkasan seperti review. Satu hal yang perlu di pahami, review adalah ringkasan yang berdasarkan analisis dan fakta, bukan opini.

Kegiatan review sangat berguna untuk segala bidang, utamanya pemasaran, pendidikan, dan seni. Meski bisa di lakukan siapa saja, review adalah suatu ulasan dengan nilai. Pernyataan ini memiliki maksud, review harus memiliki manfaat Roulette Online tertentu bagi diri sendiri dan khalayak.

Mengenal Tentang Review

Review adalah ringkasan yang berdasarkan pada analisis dan fakta. Kegiatan review bisa di lakukan oleh siapa saja dan di terapakan dalam bidang apa saja. Review adalah upaya memahami sesuatu dengan lebih mendalam.

Tujuan utama review adalah memberikan informasi, gambaran, dan gagasan kepada diri sendiri serta orang lain. Praktik review memang lebih banyak dil akukan dalam bidang bisnis, utamanya membahas kelebihan dan kelemahan suatu produk atau jasa.

Meski demikian, review adalah praktik yang berguna di segala bidang. Termasuk bidang pendidikan, perfilman, dan masih banyak lagi lainnya. Di bidang pendidikan, review di lakukan untuk mengulas buku fiksi dan non-fiksi sampai jurnal.

Untuk bidang perfilman, review adalah kegiatan membedah isi cerita sampai proses pembuatannya. Selain pemasaran, review film paling banyak di minati untuk di garap dan di nikmati karena menyenangkan.

Review Bukan Opini

Ilustrasi review | Copyright unsplash.com/alexa mazzarello

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, review adalah hal yang tidak bisa di lakukan semena-mena. Review tidak tepat jika di samakan dengan opini. Namun review adalah ulasan yang lebih mengarah pada fakta dengan sudut pandang tertentu.

Bila disamakan dengan bentuk kritikan, review adalah medianya. Bukan kritik yang sekadar mencari kesalahan yang berdasar fakta, tetapi review kesalahan tersebut harus memiliki nilai guna tertentu.

Review bukanlah opini. Review adalah respon atau ulasan yang bisa memberikan manfaat. Di dunia pendidikan, review lebih mengarah para pengembangan ilmu pengetahuan.

Bidang pemasaran, review mengarah pada perbaikan produk dan jasa. Bidang perfilman, mengarah pada perbaikan sekaligus pembelajaran agar karya lebih baru dan epik bisa didapatkan di kemudian hari.

Jenis-Jenis Review

Ilustrasi buku | Credit: pexels.com/Fotios

1. Review Jurnal

2. Review Buku Fiksi

3. Review Buku Non-Fiksi

4. Review Makanan

5. Review Film

6. Review Sinetron

7. Review Musik

8. Review Lagu

9. Review Metode

10. Review Barang

11. Review Jasa

12. Review Aplikasi

13. Review Teks

14. Review Suara

15. Review Gambar

16. Review Video

17. Review lain-lain.

Tentang Review Jurnal

Ilustrasi Menulis Review | Credit: pexels.com/Startup

Mereview jurnal adalah kegiatan akademik yang dibutuhkan untuk mencari referensi pendukung atau mempelajari sebuah penelitian yang sudah ada dan diterbitkan menjadi jurnal ilmiah.

Kegiatan ini amat penting untuk terbiasa memahami dan mencari pokok-pokok yang disajikan dalam sebuah jurnal.

Hal ini bisa dijadikan sebagai rutinitas ketika sedang menempuh pendidikan setingkat sarjana maupun pasca sarjana guna menganalisis suatu penelitian.

Contoh Review Jurnal Pendidikan

Judul Jurnal : Penelitian terhadap Hubungan Pembelajaran Pendekatan Saintifik terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika

Publikasi : Jurnal elektronik program Pascasarjana Universitas Pendidikan Panca Husada

Latar Belakang : Terdapat hubungan antara proses dengan hasil pembelajaran dari pendekatan saintifik hasil belajar Fisika dengan keterampilan proses sains

Tujuan:

Penelitian dalam jurnal bertujuan untuk mengukur hasil belajar yang ditunjukkan siswa dalam mata pelajaran Fisika beserta keterampilan proses sains antar siswa. Sampel diambil dari siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan saintifik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran metode umum

Sampel diambil dari siswa SMAN 3 Jakarta Utara kelas X yang terdiri dari 4 kelas berjumlah 150 siswa serta mengambil sampel random dari sejumlah 3 kelas.

Metode:

Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan sifat penelitian quasi experimental design (Eksperimen semu) serta metode post tes only control group design. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif serta analis

Hasil:

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dari hasil belajar serta keterampilan proses sains antara siswa yang menjalani metode pembelajaran langsung serta siswa yang mengikuti metode pembelajaran saintifik (F=40,293;p<0,05).

Contoh Review Jurnal Internasional

Judul : Strategy Management Accounting Practices In Croatia

Jurnal : The Jurnal Of international Management Studies

Volume & Halaman : Vol 7 number 2, October 2012, hal 93-100

Tahun : 2012

Penulis : Branka Ramljak and Andrijana Rogosic

Reviewer : Abdul Aziz (A210140110)

Tanggal : 29 Desember 2015

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan praktik akuntansi manajemen strategis dan implikasinya pada relevansi dan ketepatan waktu manajer informasi yang digunakan.

Subjek Penelitian

Subjek penelitian ini adalah 400 perusahaan besar di kroasia. Yag memiliki total aset 130.000.000 kunas, pendapatan dari 260.000.000 kunas dan rata-rata jumlah 250 karyawan selama setahun keuangan. 17,75% responden tidak menjawab pertanyan.

Assemen Data

Menggunakan data kuesioner, dan juga melalui telepon, pos, e-mail, yang dikirim kepada manajer sebagai responden.

Metode Penelitian

Menggunakan instrumen survei multiitem, menggunakan 5 jenis titik skala likert. Dan mengambil atau mengadaptasi dari studi sebelumnya.

Langkah Penelitian

Langkah penelitian yang digunakan adalah pada bulan April, Mei, Juni 2011 dilakukan perekrutan responden dari 400 perusahaan besar di Kroasia, yang dijadikan responden adalah para manajer perusahaan yang dimintai persetujuan mengenai persetujuan mengenai penelitian tersebut yang diberi paket kuesioner dikirim melalui telepon, pos, e-mail. Kemudian menggunakan instrumen survei multiitem dan mengambil data atau mengadaptasi dari studi sebelumnya.

Hasil Penelitian

Hasil analisa dari penelitian yang dilakukan adalah :

1. Perusahaan besar di Kroasia telah menerapkan satu atau metode yang lebih sophicticated akuntansi manajemen strategis

2. 66% dari perusahaan sempel menggunakan salah satu teknik akuntansi

3. 40% perusahaan menerapkan teknik penetapan biaya berdasarkan aktivitas

4. 39% perusahaan menerapkan kualitas biaya.

Kekuatan Penelitian

Kekuatan penelitian ini adalah alat yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner, ini mudah digunakan oleh subjek penelitian.

Kelemahan Penelitian

1. Kelemahan pada penelitian ini adalah tingkat responnya masih rendah

2. Banyaknya metode yang di gunakan dalam penelitian

3. Tambahnya ongkos penelitian dengan adanya pengiriman lewat pos kepada responden.

Review Adalah: Definisi, Jenis-jenis dan Contohnya

Review Adalah: Definisi – Saat ingin membeli sebuah produk, kadangkala seseorang melihat review yang dilakukan influencer ataupun orang lain di media sosial. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah produk yang akan dibeli berkualitas bagus atau tidak.

Meski sudah sering terdengar, namun apakah kamu tahu pengertian dari review itu sendiri? Lalu apa saja jenis dan contohnya?

Dalam bahasa Inggris, review berarti ulasan, tinjauan, resensi. Menurut Dictionary, review bisa diartikan sebagai artikel atau laporan penting tentang buku, drama, pertunjukan atau sejenisnya, kritik, evaluasi.

Mengutip Jenis-jenis Teks dalam Bahasa Inggris oleh Joko Prayudha, review text dalam bahasa inggris berisi sebuah evaluasi atau tinjauan dari suatu produk. Produk ini dapat berbentuk buku, film, musik, video dan lainnya. Teks ini bertujuan untuk memberi penilaian, kritik atau evaluasi tentang sesuatu kepada pembaca.

Jenis-jenis Review

Ada banyak jenis-jenis dari review, di antaranya review jurnal, film, buku hingga makanan atau minuman.

1. Review Jurnal

Mengutip jurnal repository Universitas Sanata Dharma yang berjudul Me-Review dan Mengedit Artikel Jurnal, review dapat diartikan sebagai  slot bet 100 perak pemberian tinjauan, telaah atau penilaian terhadap artikel ilmiah. Penilaian ini meliputi kualitas isi maupun format penulisan.

Sehingga review jurnal bisa diartikan sebagai kegiatan akademik yang melibatkan pencarian referensi pendukung atau mereview penelitian yang sudah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.

2. Review Film

Review film memuat ulasan atau penilaian pada suatu film yang bertujuan untuk memberi pandangan atau penilaian terhadap suatu film. Dalam penulisan teks ulasan film, aspek yang diperhatikan mulai dari judul, isi film, hingga kelebihan dan kekurangan film.

3. Review Buku

Menurut buku Bahasa Indonesia Akademik, review buku sering disamakan dengan bedah buku dan resensi. Pada intinya review buku adalah hasil penilaian atau timbangan terhadap kelebihan dan kelemahan suatu buku. Kegiatan ini berperan dalam memberikan penjelasan mengenai isi dari sebuah buku.

4. Review Makanan

Review makanan dilakukan oleh food vlogger yaitu pengulas makanan. Kini, review makanan banyak ditemukan di media sosial. Biasanya, review makanan akan membuat penontonnya merasa lapar karena makanan yang diulas.

5. Review Gadget

Biasanya, sebelum membeli sebuah gadget, sebagian orang akan mencari tahu keunggulan dan kekurangannya. Sehingga seorang reviewer akan berperan dalam menjelaskan hal tersebut.

Contoh Review

Agar lebih paham, berikut beberapa contoh dari review. Mulai dari jurnal pendidikan agama islam hingga buku berjudul memahami film.

1. Review Jurnal Pendidikan Agama Islam

Berikut contoh review jurnal pendidikan agama islam dikutip dari situs repository IAIN Jember:

Jurnal: International Journal of Islamic Studies.

Nama Reviewer: Hilwa Alviany

Judul Jurnal: Classroom Management: Learners’ Motivation and Organize the Learning Environment of PA

Volume: Volume 4, No. 2,273-290

Tahun Terbit: 2015

Nama Peneliti:

Ningrum Baha Lathifah, Amir Hasan Ramli, dan Faizah

Latar Belakang Masalah:

Sebagian besar siswa menganggap pembelajaran PAI kurang diminati karena proses belajar yang dianggap monoton. Perlu adanya evaluasi terhadap penciptaan situasi belajar PAI.

Tujuan Penelitian:

Upaya dalam menumbuhkan motivasi pembelajaran PAI kepada siswa-siswi melalui aktivitas belajar di kelas.

Metode Penelitian:

Kualitatif – Studi Kasus

Subjek dan Objek Penelitian:

Guru PAI dan proses pembelajaran PAI yang ada di kelas

Hasil Penelitian:

Dalam pembelajaran PAI perlu pengelolaan kelas secara fisik maupun kelas non fisik (sosio-emosional). Guru PAI perlu memiliki keahlian dalam mengelola kelas secara humanistik untuk mempermudah peserta didik belajar secara efektif.

Kelebihan Penelitian:

Penelitian ini bisa menjadi inspirasi dan ide baru bagi guru PAI, saat proses pembelajaran bersama peserta didik di kelas. Pasalnya, sebagian besar terkadang lupa dan abai dengan kondisi kelas.

Kekurangan Penelitian:

Formula yang dihasilkan yaitu formula yang sering ditawarkan oleh peneliti lainnya.

Diskusi/Rekomendasi:

Akan lebih baik untuk menawarkan formula baru yang lebih detail untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di kelas.

2. Review Jurnal Majalah Ilmiah

Berikut review jurnal yang dikutip dari scribd oleh Chairul Anwar:

NAMA: RISKY ISMAIL
NPM: 0227121126
Judul

Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan (Survei Pada PT.
Frisian Flag Indonesia Wilayah Jawa Barat)
Journal: Majalah Ilmiah UNIKOM
Volume dan halaman: Vol. 07. No. 02. Hal 249-267
Tahun: 2011
Penulis: Winanti
Reviewer : Risky Ismail

Permasalahan: Belum tercapainya target kinerja karyawan yang ditetapkan PT. Frisian Flag Indonesia di karenakan jumlah hasil kerja yang di lakukan karyawan belum mencapai target dan kurang mengimbangi kebutuhan masyarakat, pengetahuan mengenai pekerjaan dan keterampilan yang berhubungan dengan pekerjaannya masih relatif sempit, kurang mampu menciptakan gagasan baru dan memecahkan persoalan-persoalan kerja yang muncul, kurang semangat dalam melaksanakan tugas-tugas baru dan rasa tanggung jawab kerja yang masih relatif kecil.

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh
kompetensi terhadap kinerja karyawan.

Sumber data:

Data primer :
1.Wawancara
2. Observasi
3. Kuesioner
4. Dokumentasi

Metode Penelitian

Metode penelitian yang di gunakan adalah metode survey, yakni
descriptive dan explanatory survey

Objek Penelitian

PT. Frisian Flag Indonesia Wilayah Jawa Barat

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja karyawan

Kelebihan Penelitian

Kompetensi karyawan yang meliputi kompetensi intelektual, kompetensi
emosional dan kompetensi sosial pada karyawan PT. Frisian Flag
Indonesia wilayah Jawa Barat rata-rata skornya termasuk dalam kategori
tinggi.

Kekurangan Penelitian

1. Kemampuan karyawan dalam memahami lingkungan secara objektif
dan moralis, pengendalian emosional dan membangun jaringan kerja
sama serta mempengaruhi rekan kerja atau bawahan.

2. Kualitas hasil kerja karyawan.

Diskusi

Berdasarkan penelitian yang di tujukan di atas bahwa:

1. Pimpinan di PT. Frisian Flag Indonesia Wilayah Jawa Barat harus
memperhatikan kemampuan karyawan dalam memahami lingkungan
secara objektif dan moralis, pengendalian emosional dan membangun
jaringan kerja sama serta mempengaruhi rekan kerja atau bawahan agar kinerja karyawan dapat meningkat sejalan dengan tujuan perusahaan.

2. Karyawan di PT. Frisian Flag Indonesia wilayah Jawa Barat bukan hanya sekedar mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal dan pekerjaan di selesaikan secepat mungkin tanpa menunggu perintah. Namun kualitas dari pekerjaan karyawan itu
juga menjadi tolak ukur peningkatan kinerja karyawan.

3. Review Buku Memahami Film

Judul Buku: Memahami Film
Pengarang: Himawan Pratists
Penerbit: Homerian Pustaka
Tahun Terbit: 2008
Tebal Halaman: 223 halaman

Sebagian besar orang masih melihat film adalah sesuatu yang mustahil di lakukan. Padahal, film dapat di buat oleh siapa pun. Walau minat seseorang belajar buat film tinggi, kedalaman memahami seni film masih sangat terbatas.

Pengetahuan tentang film sebagai sebuah karya seni masih berada di ruang-ruang kuliah semata, padahal film bukan milik para akademisi saja, melainkan milik semua orang yang hobi menonton.

Buku ini mencoba membantu penonton untuk membaca film sebagai sebuah bentuk seni. Melalui buku ini, pembaca akan belajar tentang motif atas pilihan teknik sutradara baik dari sisi naratif maupun sinematiknya.

Kelebihan dan kekurangan buku ini adalah:

Buku ini akan dengan mudah di tangkap pembacanya di tambah dengan gambar-gambar penunjang.
Mampu memberikan contoh-contoh dari setiap unsur pembentuk film dengan di sertai ilustrasi dan referensi film.
Contoh-contoh tersebut akan memudahkan pembaca.
Menjelaskan detail topik yang di bahas dalam buku, seperti jenis dan ciri genre, aspek naratif, struktur tiga babak dan alternatif, aspek sinematik, suara, dan lain-lain.
Mampu membantu pembuat film baru yang masih dalam tahap pengenalan alat-alat dan proses produksi film karena buku ini sangat ringan dan menuntun bagi pemula.
Buku ini sangat susah di dapatkan, bahkan di toko buku ternama jarang menjualnya. Jika ingin mencari buku ini bisa membuka Instagram atau situs penyedia jasa jual buku.

Itulah pengertian dari review, jenis-jenis hingga contohnya. Semoga penjelasan ini membantumu ya.

Review adalah Ringkasan Berdasarkan Analisis dan Fakta, Pahami Cara Memulainya

Review adalah salah satu kegiatan yang semakin populer di era sekarang. Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk melakukannya. Apalagi revolusi industri 4.0 membuat media berkembang begitu pesat, review bisa tetap bernilai disampaikan oleh siapa saja melalui media sosialnya.

Media sosial yang membuat kegiatan review semakin mudah dilakukan. Setiap orang memiliki kekuatan untuk memberikan kritik dan saran dalam bentuk ringkasan seperti review. Satu hal yang perlu dipahami, review adalah ringkasan yang berdasarkan analisis dan fakta, bukan opini.

Kegiatan review sangat server thailand berguna untuk segala bidang, utamanya pemasaran, pendidikan, dan seni. Meski bisa dilakukan siapa saja, review adalah suatu ulasan dengan nilai. Pernyataan ini memiliki maksud, review harus memiliki manfaat tertentu bagi diri sendiri dan khalayak.

Mengenal Tentang Review

Review adalah ringkasan yang berdasarkan pada analisis dan fakta. Kegiatan review bisa dilakukan oleh siapa saja dan diterapakan dalam bidang apa saja. Review adalah upaya memahami sesuatu dengan lebih mendalam.

Tujuan utama review adalah memberikan informasi, gambaran, dan gagasan kepada diri sendiri serta orang lain. Praktik review memang lebih banyak dilakukan dalam bidang bisnis, utamanya membahas kelebihan dan kelemahan suatu produk atau jasa.

Meski demikian, review adalah praktik yang berguna di segala bidang. Termasuk bidang pendidikan, perfilman, dan masih banyak lagi lainnya. Di bidang pendidikan, review dilakukan untuk mengulas buku fiksi dan non-fiksi sampai jurnal.

Untuk bidang perfilman, review adalah kegiatan membedah isi cerita sampai proses pembuatannya. Selain pemasaran, review film paling banyak diminati untuk digarap dan dinikmati karena menyenangkan.

Review Bukan Opini

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, review adalah hal yang tidak bisa dilakukan semena-mena. Review tidak tepat jika disamakan dengan opini. Namun review adalah ulasan yang lebih mengarah pada fakta dengan sudut pandang tertentu.

Bila disamakan dengan bentuk kritikan, review adalah medianya. Bukan kritik yang sekadar mencari kesalahan yang berdasar fakta, tetapi review kesalahan tersebut harus memiliki nilai guna tertentu.

Review bukanlah opini. Review adalah respon atau ulasan yang bisa memberikan manfaat. Di dunia pendidikan, review lebih mengarah para pengembangan ilmu pengetahuan.

Bidang pemasaran, review mengarah pada perbaikan produk dan jasa. Bidang perfilman, mengarah pada perbaikan sekaligus pembelajaran agar karya lebih baru dan epik bisa didapatkan di kemudian hari.

Jenis-Jenis Review

1. Review Jurnal

2. Review Buku Fiksi

3. Review Buku Non-Fiksi

4. Review Makanan

5. Review Film

6. Review Sinetron

7. Review Musik

8. Review Lagu

9. Review Metode

10. Review Barang

11. Review Jasa

12. Review Aplikasi

13. Review Teks

14. Review Suara

15. Review Gambar

16. Review Video

17. Review lain-lain.

Tentang Review Jurnal

Mereview jurnal adalah kegiatan akademik yang dibutuhkan untuk mencari referensi pendukung atau mempelajari sebuah penelitian yang sudah ada dan diterbitkan menjadi jurnal ilmiah.

Kegiatan ini amat penting untuk terbiasa memahami dan mencari pokok-pokok yang disajikan dalam sebuah jurnal.

Hal ini bisa dijadikan sebagai rutinitas ketika sedang menempuh pendidikan setingkat sarjana maupun pasca sarjana guna menganalisis suatu penelitian.

Contoh Review Jurnal Pendidikan

Judul Jurnal : Penelitian terhadap Hubungan Pembelajaran Pendekatan Saintifik terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika

Penulis : Azela Nasyifa

Reviewer : Astriyani Rifatahari (012987)

Latar Belakang : Terdapat hubungan antara proses dengan hasil pembelajaran dari pendekatan saintifik hasil belajar Fisika dengan keterampilan proses sains

Tujuan:

Penelitian dalam jurnal bertujuan untuk mengukur hasil belajar yang ditunjukkan siswa dalam mata pelajaran Fisika beserta keterampilan proses sains antar siswa. Sampel diambil dari siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan saintifik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran metode umum

Sampel:

Sampel diambil dari siswa SMAN 3 Jakarta Utara kelas X yang terdiri dari 4 kelas berjumlah 150 siswa serta mengambil sampel random dari sejumlah 3 kelas.

Metode:

Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan sifat penelitian quasi experimental design (Eksperimen semu) serta metode post tes only control group design. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif serta analisis inferensial.

Hasil:

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dari hasil belajar serta keterampilan proses sains antara siswa yang menjalani metode pembelajaran langsung serta siswa yang mengikuti metode pembelajaran saintifik (F=40,293;p<0,05).